Sabtu, 23 Agustus 2014

What's System Call????



Layanan Sistem Operasi (untuk user)
¨  Pembuatan Program (Program Builder)
¨  Eksekusi Program
¨  Operasi I/O
¨  Manipulasi System File
¨  Komunikasi
¨  Deteksi & Penanganan Error
            ( End Process, Try Again, Send Report )

Layanan Sistem Operasi (untuk system)
¨  Alokasi Sumber Daya
¨  Accounting
¨  Proteksi
System Call adalah sebuah sistem yang menyediakan interface (antar muka) antara program (user program yang berjalan) dan bagian SO. System call menjadi jembatan antara proses dan SO . System call biasanya tersedia dalam bentuk instruksi bahasa assembly.
Tiga metode umum yang digunakan dalam memberikan parameter kepada sistem operasi :
¨    Melalui register
¨  Menyimpan parameter dalam block atau tabel pada memori dan alamat block tersebut diberikan sebagai parameter dalam register
¨  Menyimpan parameter (push) ke dalam stack (oleh program), dan melakukan pop off pada stack (oleh sistem operasi)
Jenis System Calls
¨  Kontrol Proses
¨  Managemen File
¨  Managemen Piranti
¨  Informasi Maintenance
¨  Komunikasi ( message-passing / shared-memory )
Kernel adalah Bagian dari SO yang mengeksekusi system program disebut Kernel atau Nucleus. Sering juga disebut sebagai inti dari suatu SO. Menyediakan layanan untuk semua tugas yang harus dilaksanakan oleh SO .
Struktur Sistem Operasi
Menurut Avi Silberschatz, Peter Galvin, dan Greg Gagne :
¨  Stuktur Sederhana
¨  Pendekatan Terlapis
¨  Mikrokernel
Banyak sistem yang tidak terstruktur dengan baik, sehingga sistem operasi seperti ini dimulai dengan sistem yang lebih kecil, sederhana, dan terbatas. Kemudian berkembang dengan cakupan yang original. Contoh : MS-DOS, UNIX .Sistem operasi dibagi menjadi sejumlah lapisan yang masing-masing dibangun diatas lapisan yang lebih rendah. Lapisan yang lebih rendah menyediakan layanan untuk lapisan yang lebih tinggi. Lapisan yang paling bawah adalah perangkat keras, dan yang paling tinggi adalah user-interface.
Metode Mikrokernel
¨  Metode ini menyusun sistem operasi dengan menghapus semua komponen yang tidak esensial dari kernel, dan mengimplementasikannya sebagai program sistem dan level pengguna. Hasilnya kernel yang lebih kecil
¨  Pada umumnya mikrokernel mendukung proses dan menajemen memori yang minimal, sebagai tambahan untuk fasilitas komunikasi.
¨  Fungsi utama mikrokernel adalah mendukung fasilitas komunikasi antara program klien dan bermacam-macam layanan yang juga berjalan di user space.
¨  Salah satu keuntungan mikrokernel adalah ketika layanan baru akan ditambahkan ke user space, kernel tidak perlu dimodifikasi. Kalau pun harus, perubahan akan lebih sedikit


Komponen Sistem Operasi



Menurut Avi Silberschatz, Peter Galvin dan Greg Gagne komponen system operasi itu terbagi menjadi  :
¨  Manajemen Proses
¨  Manajemen Main Memory
¨  Manajemen File
¨  Manajemen I/O Device
¨  Manajemen Secondary Storage
¨  Protection System
¨  Jaringan (Network)
¨  Command Interpreter System
Manajemen Proses
Mempunyai tugas :
¨  Membuat dan menghapus proses user dan proses system
¨  Menunda atau melanjutkan proses
¨  Menyediakan mekanisme untuk proses sinkronisasi
¨  Menyediakan mekanisme untuk proses komunikasi
¨  Menyediakan mekanisme untuk penanganan deadlock
Manajemen Main Memory
Mempunyai tugas :
¨  Menjaga track dari memory yang sedang digunakan dan siapa yang menggunakannya
¨  Memilih program yang akan di-load di memory
Manajemen File
Mempunyai tugas :
¨  Pembuatan dan penghapusan file
¨  Pembuatan dan penghapusan direktori
¨  Mendukung manipulasi file dan direktori
¨  Memetakan file ke secondary storage
¨  Mem-back up file ke media penyimpanan yang permanen (non-volatile)
Manajemen I/O Device
Mempunyai tugas :
¨  Penyangga : menampung sementara data dari/ke perangkat I/O
¨  Spooling : melakukan penjadwalan pemakaian system I/O supaya lebih efisien (antrian, dsb)
¨  Menyediakan driver : untuk dapat melakukan operasi ‘rinci’ (detail) untuk perangkat I/O tertentu
Manajemen Secondary Storage
Mempunyai tugas :
¨  Free-space management
¨  Alokasi penyimpanan
¨  Penjadwalan disk
Protection System
Mempunyai tugas :
¨  Membedakan pengguna ( Administrator or guest )
¨  Menspesifikasikan control untuk diberi tugas
¨  Menyediakan alat untuk pemberlakuan system
Jaringan (Networking)
Mempunyai tugas :
¨  Penanganan Sistem Terdistribusi
¨  Peningkatan kecepatan komputasi
¨  Meningkatkan kemampuan penyediaan data
Command Interpreter adalah  System Sistem Operasi menunggu instruksi dari pengguna (command driven). Program yang membaca instruksi
dan mengartikan control statements umumnya disebut: control-card interpreter, command-line interpreter
dan terkadang dikenal sebagai shell. Command-Interpreter System sangat bervariasi dari satu sistem
operasi ke sistem operasi yang lain dan disesuaikan dengan tujuan dan teknologi perangkat I/O yang ada.







Rabu, 13 Agustus 2014

Visual Basic


   Visual Basic adalah salah satu pemograman computer, di kembangkan oleh Microsoft  sejak tahun1991 yang kemudian terus di rilis sesuai dengan tuntutan perkembangannya yang hingga kini Visual basic sudah Terdapat beberapa Versi, yang saya punya Versi 6.0 yang merupakan produk rilis di akhir tahun 98. Microsoft umumnya membuat tiga edisi Visual Basic yaitu :
1.       Standart Edition merupakan produk dasar
2.       Profesional Edition berisi tambahan Microsoft Jet Data Access Engine (database) dan pembuatan server OLE automation.
3.       Enterprise Edition adalah edisi client – server.
Visual Basic merupakan salah satu Development Tool yaitu alat bantu untuk membuat berbagai macam program computer, khususnya yang menggunakan system operasi Windows atau yang berbasiskan grafis ( GUI – Graphical User Interface ). Visual Basic adalah salah satu pemograman yang mendukung object ( Object Oriented Programming = OOP ).
Beberapa Properti yang umum di gunakan oleh semua object.
1.Properti Left , Top, Width, dan Height.
  Semua objek yang visible memiliki property  yang menentukan  letak dan ukurannya. Nilai property Left dan Top sifatnya relative terhadap kontainernya ( Misalnya suatu textbox yang ditempatkan di atas form, maka form tersebut di sebut sebagai container bagi textbox tersebut ), sedangkan Width dan Height menentukan ukuran dari objek tersebut.
2. Properti Forecolor dan BackColor
  Umumnya objek yang visible memiliki property Forecolor dan Backcolor, yang mempengaruhi warna tulisan dan warna latarbelakang , tetapi beberapa di antaranya tidak ada ( misalnya control scroll – bars ), pada command button tidak terdapat property Forecolor , dan Backcolornya hanya berfungsi jika anda mengganti style menjadi 1 – Graphical.
3.Properti Font
  Pada waktu desain, anda dapat menentukan property Font dengan dialog box, tetapi pada saat runtime , hal tersebut harus di lakukan dengan property name ,Size, Bold, Italic , Underline, dan Strikethrough, karena sebenarnya Font adalah suatu objek campuran.
4.Properti Caption dan Text
  Caption adalah tulisan yang tampil dalam suatu control (atau title pada objek form ) yang mana pemakai tidak dapat melakukan modifikasi langsung (control label , CommandButton, Checkbox, Option button, Data , dan Frame ), seballiknya Text adalah tulisan yang dapat di modifikasi oleh pemakai ( control Textbox, Listbox, dan Combobox).
5.Properti Enabled dan Visible
  Pada defaultnya semua control dan form adalah Enabled dan Visible, anda dapat menyembunyikan suatu control dengan menggunakan property Visible = false. Control yang property Enabled = False tidak dapat di akses oleh pemakai, tetapi dapat di akses secara kode. Programmer dapat juga menggnakan property locked = True untuk membuat suatu control read only.
6.Properti Tabstop dan TapIndex
  Suatu control yang dapat menerima focus input memiliki property Tabstop. Suatu kontrol yang dapat menerima fokus input memiliki properti TabStop. Kontrol  yang memiliki properti TabStop juga memiliki properti TabIndex. Properti TabStop  menentukan apakah suatu kontrol dapat menerima fokus pada penekanan tombol  Tab oleh pemakai, defaultnya adalah true, sedangkan properti TabIndex menentukan urutan fokus pada saat pemakai menekan Tab.
 7.  Properti MousePointer dan MouseIcon
  Properti ini akan menentukan bentuk kursor mouse ketika berada diatas kontrol  tersebut. Windows memperbolehkan kita mengatur tampilan mouse untuk setiap  form dan kontrol dengan mengikuti aturan berikut :
a. Jika properti Screen.MousePointer di set ke nilai yang bukan 0-vbDefault, kursor  mouse akan mengikuti nilai ini, tetapi ketika mouse berada diatas aplikasi lain (atau pada desktop), tampilan kursor akan bergantung kepada kondisi aplikasi bersangkutan, bukan pada aplikasi anda. 
b. Jika Screen.MousePointer adalah 0 dan kursor mouse berada diatas suatu kontrol, Visual Basic akan memeriksa nilai properti MousePointer kontrol tersebut; jika  nilainya bukan 0-vbDefault, kursor mouse akan di set ke nilai tersebut. 
c. Jika Screen.MousePointer adalah 0 dan mouse berada diatas permukaan suatu  form atau berada diatas kontrol yang properti MousePointer adalah 0, Visual  Basic akan menggunakan nilai yang tersimpan pada properti Mousepointer pada form. 
Properti MouseIcon dapat digunakan untuk menampilkan bentuk pointer mouse sesuai dengan keinginan pemakai, tetapi sebelumnya properti MouseIcon harus di  set ke 99-vbCustom, dan kemudian set suatu icon pada properti MouseIcon.
 8.  Properti Tag
Semua kontrol mendukung properti Tag, tanpa kecuali, karena properti ini  disediakan oleh Visual Basic, bukan oleh kontrol. Properti Tag digunakan sebagai  kontainer untuk bagi data dari kontrol yang anda ingin simpan (misalnya anda dapat  mengunakannya untuk menyimpan nilai awal dari textbox, sehingga pemakai dapat  melakukan Undo dengan mengembalikan nilai awal tersebut dari properti Tag).  
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.comnya.com tipscantiknya.com
kesehatan dan kecantikan

Share it