Kamis, 08 Juni 2017

Belajar Database : Apa itu Restricting dan Sorting Pada SQL

    Oke ..Dimalam yang sesunyi ini saya ingin postingin tentang database yaitu Restricting dan Sorting Pada Database atau lebih tepatnya SQL. Sebelum belajar tentang Restricting dan Sorting pada database alangkah baiknya kalian baca dulu yang ini -Perintah Dasar Pada Database PostgreSQL-  Nah lalu pertanyaannya adalah apa itu Restricting Pada Database?? Restricting adalah Sebuah proses penyederhanaan data yang mana dari semua data yang ada pada database tersebut hanya ingin beberapa yang ingin di perlihatkan, jadi bisa menggunakan perintah seperti WHERE, WHERE BETWEEN dan WHERE LIKE. Menurut saya ini merupakan kondisi yang ada pada SQL karena jika kita ingin mencari sebuah data kita tinggal masukkan kata kunci pada WHERE lalu otomatis akan menampilkan data yang dicari tadi. Nah itu Restricting.
    Sekarang Apa itu Sorting??? Sorting adalah sebuah proses untuk mengurutkan dari besar ke kecil maupun dari kecil ke besar. Sorting tersebut juga bisa mengurutkan sesuai abjad, jadi tadinya database isinya acak - acakan hahahahaa bisa kita melakukan perintah sorting untuk mengurutkan  data sesuai yang kita inginkan. Perintah untuk proses sorting adalah Ordey by (atribut) DESC, DESC disini untuk mengurutkan data dari yang besar ke yang kecil. Sebaliknya ESC digunakan untuk mengurutkan data dari kecil ke besar.

Sebagai contoh disini saya ada contoh database :
Saya memiliki sebuah database dengan nama tabel ''salesperson". Lalu saya ingin menampilkan age (Umur) yang lebih dari "26". Lalu perintah yang saya gunakan adalah :

Muncuk deh nama - nama yang berumuran lebih dari 26. Lalu saya ingin menSorting database tersebut saya ingin mengurutkan sesuai abjad Descending :

Hasil running diatas urut dari abkad terbawah menjadi teratas (Besar ke Kecil hahaha).
Nah untuk kebalikan dari DESC yaitu ASCending yaitu mengurutkan dari kecil kebesar. Berikut gambarannya :

Nah berubahannya berada abjad yang kecil kebesar.

Belajar database harus banyak - banyak mencoba dan rajin mencoba pokoknya. Jadi kesimpulannya adalah Restricting merupakan proses untuk memilih apa yang ingin kita tampilkan, sedangkan Sorting yang digunakan untuk mengurutkan data didalam database supaya lebih terstruktur lagi deh.hahahhaah. Baca juga - Menentukan Primary Key dan Foreign Key Pada Database PostgreSql -

Semoga bermanfaat. Share jangan lupa.












Sabtu, 27 Mei 2017

Tips Mudah : Data Pada Harddisk Yang Terhapus, Ini Solusinya

 
      Selamat malam sobat blogger heheheh. konbanwa hahaha. Nah sesuai dengan judul postingan diatas, saya memang pernah mengalami. Jadi ceritanya begini , saya ada laptop lalu saya ingin menginstal windows 10 dari windows 8. Tanpa sengaja partisi harddisk kena format semua, jadi harddisk hanya jadi satu partisi. Awalnya sih bingung, soalnya data tersebut sangat penting. Nah kepikiran deh bagaimana caranya menyelamatkan data yang terhapus tersebut. Memang sih setelah saya tanya - tanya ke tempat service komputer, menyelamatkan data tersbut harganya mahal. wahhhh habis ini duit.  Sebenarnya ada beberapa cara sih. -Tips Melihat Partisi Eror Atau Tidak-
1. Tanya teman yang pengalaman.
    Saya sudah tanya teman, lalu saran teman adalah mengambil harddisk tersebut lalu scan harddisk tersebut lewat komputer pakai Easus Recovery kalau tidak salah. Tapi menurut saya terlalu beresiko karna salah ambil kabel udah rusak hahahhahhaa.

2. Tanya forum online
     Tanya forum online sudah saya lakukan , solusinya sih seperti cara pertama.

3. Tanya Google.
    Google juga memberikan saran nomor 1 dan 2, tapi ada juga yang langsung lewat laptop yang mau di instal tersebut. Yaitu pake OS portable, Hiren's Boot CD. Saya langsung download ISO.nya dan ternyata bisa , OS portable yang disediaka n Hiren's adalah Windows XP. dalam bootable tersebut ternyata banyak tools - tools yang dapat digunakan untuk memperbaiki harddisk yang rusak, windows corrupt  maupun data yang hilang. ada banyak tools seperti DiskDigger, HDD Recovery, Recuva,banyak pokoknya deh. Saran saya gunakan saja Disk Digger, sama R-Studio (Untuk cara pemakainnya nanti saya postingin juga).

Soalnya saya sudah mengalami sendiri heheheh. R-Studio saya gunakan untuk menscan folder - folder yang ada di partisi. Sedangkan DiskDigger saya gunakan untuk menscan file - file sampai deep scan yaitu kedalam dan seluk beluk hahahahhaha. Alhasil data yang hilang kembali lagi.







Nah seperti cara mudah dan solusinya. Jadi jangan cepet ambil keputusan tapi cari tahu dulu kesalahannya dimana dan tanya ke yang berpengalaman dan sudah mencoba. Baca juga -Cara memperbaiki DVD Harddrive Tidak Terbaca Di Window 8-
Semoga bermanfaat.

Rabu, 24 Mei 2017

Cara Membuat Conceptual Data Menggunakan PowerDesigner

  Oke kali ini saya ingin membahas lanjutan dari postingan saya kemarin tentang Tools Power Designer, Tools Untuk Desain Database . Sebenarnya tools untuk desain ada banyak macamnya tidak hanya Power Designer, contohnya seperti Microsoft Visio (Sudah pernah mencoba, tools ini membahas pembuatan flowchart), Enterprise Architect ( Untuk tools yang ini terbilang cukup lengkap karena mengarah ke desain UML ,lumayan lengkap untuk interfacenya, tapi saya belum menguasai hahahah). Oke kembali kepembahasan, Conceptual Data adalah sebuah desain database yang berisikan atribut - atribut yang dirangkum dalam entitas dan terhubung oleh relasi antar entitas - entitas lain. Jadi pada Conceptual Data kita mendesain entitas - entitas beserta atributnya dan tidak lupa tipe data yang digunakan serta menentukan primary key tiap atribut yang akan dijadikan kunci relasi. Berikut cara pembuatannya :
Gambar berikut merupakan pembuatan Conceptual Data, tapi inget kita harus membuat model terlebih dahulu untuk menyediakan tempat desain kita nantinya :
Cara Membuat Conceptual Data Menggunakan PowerDesigner
 Setelah itu akan mucul lembar kerjanya kalian tinggal bikin deh drag and drop yang diperlukan seperti entitas dan relasi . Seperti gambar berikut :
Cara Membuat Conceptual Data Menggunakan PowerDesigner

Untuk relasi tinggal drag n drop juga antara entitas satu dengan yang lain. Relasi ini kita harus menentukan kardinalitas yaitu hubungan kepemilikan. Maksudnya entitas satu dengan dua itu memiliki hubungan kepemilikan apa, misal entitas user dengan karyawan memiliki kardinalitas 1 : 1 artinya satu karyawan memiliki satu user. Berikut contoh penggunaaannya :

Cara Membuat Conceptual Data Menggunakan PowerDesigner

Lalu untuk atribut dan tipe data yang diset sebagai berikut contohnya :

Cara Membuat Conceptual Data Menggunakan PowerDesigner

Untuk mengatur tipe data yang digunakan ,kalian tinggal pilih di kolom Data type. Sedangkan untuk menentukan Primary key kalian tinggal centang kolom P.

Nah jadi seperti itu perancangan desain database menggunakan PowerDesigner. Baca juga - Tools - Tools Yang Cocok Untuk Belajar Database - 
Semoga Bermanfaat.














Selasa, 16 Mei 2017

Mengenal Tools Power Designer Untuk Desain Database

  Pada postingan kali ini saya ingin membahas tentang tools yang berhubungan dengan database. Tools apa sih ?? PowerDesigner. Yah PowerDesigner adalah tools yang digunakan untuk kepentingan membuat desain database baik yang berupa konsep , phisical data maupun logical data. Sebelum kita membuat database di MySql maupun PostgreSql dan lain - lain alangkah baiknya kita mencoba tools yang satu ini, kenapa?? karena yang paling utama adalah diagram atau desai atau alur - data yang akan dilalui. Jadi intinyaa sebuah data yang bagus harus ada diagramnya atau desain alur .
Baca juga - tools - tools yang cocok untuk belajar database

Gambar diatas merupakan tampilan awal pertama kita buka PowerDesigner, disitu kita dapa membuat dan membuka file yang tersimpan.
Baca juga -cara membuat inner join menggunakan postgresql


Gambar diatas merupakan workspace yang disediakan untuk membuat desain database yang i=di inginkan.
Fasilitas yang ada yang saya sudah pernah gunakan adalah mengkonversi desain dari Konsep ke Physical artinya saya mengubah desain yang berupa konsep saja di ubah menjadi yang berupa data fisik yang sudah ditentukan seperti primary dan foreign key. Berikut contoh Conceptual desain yang saya buat :


Saya harap gambarnya jelas hahahah. Oke gambar berikut ini merupakan Physical desain yang saya dapat dari Conceptual desain :


Nah seperti itu penjelasannya.Jadi dengan adanya tools ini kita bisa membuat desain sebuah database lebih terarah dan terstruktur lagi.
Jika ada pertanyaan silahkan coret di kolom komentar.
Semoga bermanfaat.










Sabtu, 15 April 2017

Cara Membuat Inner Join Pada PostgreSql

 Wah lama tidak update postingan, maklum sedang sibuk - sibuknya kuliah heheheh. Oke, sesuai judul postingan diatas yaitu Bagaimana cara membuat inner joint pada tabel  menggunakan postgresql. Inner Joint merupakan sebuah perintah untuk menggabungkan beberapa tabel menjadi satu, maksudnya adalah ketika kita memiliki atribut di tabel 1 sebagai Primary key lalu atribut pada tabel 2 sebagai Foreign key. Agar bisa digabungkan dan dipanggil atribut yang dibutuhkan ya menggunakan perintah Inner Join pada tabel tersebut. Inner join tidak hanya bisa menggabungkan antar 2 tabel tetapi bisa 3 sampai 4 tabel asalkan terdapat Primary key dan Foreign key pada masing - masing tabel. Oke biar tidak bingung langsung saja ke Postgresql berikut ini :

Disini saya mempunyai 3 tabel yaitu salesperson, customer_ dan orderr. Pada tabel salesperson berikut isinya :
Cara Membuat Inner Join Pada PostgreSql
Pada tabel tersebut yang menjadi Primary keynya adalah nama. Lanjut pada tabel customer_ sebagai berikut :
Cara Membuat Inner Join Pada PostgreSql

Pada tabel diatas primary keynya adalah namaa. Oke lanjut ketabel berikutnya yaitu orderr.
Cara Membuat Inner Join Pada PostgreSql

Pada tabel diatas merupakan tabel yang menyimpan Foreign key dari tabel - tabel sebelumnya. custname merupakan foreign key untuk tabel customer . Sedangkan salespersonname merupakan foreign key dari tabel salesperson. Bagaimana menggabungkan tabel tersebut ?? Tetap sama yaitu pada tulisan diatas sudah dijelaskan dengan cara menhubungkan menggunakan Primary dan Foreign key.Baca disini : Menentukan Primary dan Foreign Key Pada Database Menggunakan PostgreSql  Berikut ini caranya :
Cara Membuat Inner Join Pada PostgreSql

pada tabel tersebut saya memanggil dari tabel salesperson untuk menampilkan nama siapa,age, salary dan amount siapa saja yangada ditabel order.itu hanya 2 tabel untuk 3 tabel tinggal melakukan hal yang sama seperti gambar diatas, hanya tinggal menambahkan primary key dan dan foreign key pada tabel yang akan digabungkan lagi. Inner join sangat cocok jika kita ingin menampilkan dari tabel satu ke tabel lainnya.

Baca juga artikel saya sebelumnya tentang Perintah Dasar Pada PostgreSql.
Semoga bermanfaat






luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.comnya.com tipscantiknya.com
kesehatan dan kecantikan

Share it